Melalui OBE, FIKOM UIR Perkuat Layanan Akademik S-1 dan S-2

  • Senin, 10 Agustus 2026 - 09:47:31
  • Oleh admin

Riaupintar.com -- Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Islam Riau (UIR) terus memperkuat layanan akademiknya dengan menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkokoh penerapan Outcome Based Education (OBE) melalui pembelajaran berbasis proyek. Hasil karya mahasiswa dari berbagai mata kuliah keahlian nantinya tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi akan ditampilkan melalui kegiatan “Project Exhibitions” di berbagai lokasi di luar kampus.


Langkah tersebut dinilai penting di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap bidang ilmu komunikasi. Hingga 10 Agustus 2026, jumlah mahasiswa baru FIKOM UIR tercatat mengalami peningkatan sebesar 36,96 persen, meski proses penerimaan mahasiswa baru masih berlangsung.


Pertumbuhan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi FIKOM UIR untuk memastikan proses pembelajaran mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.


Karena itu, pembelajaran berbasis proyek terus diperkuat. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep dan teori komunikasi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk karya dan pemecahan persoalan nyata.



Dekan FIKOM UIR, Dr Eko Hero M Soc Sc, mengatakan penguatan pembelajaran berbasis proyek merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menghadirkan layanan akademik yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja.


“Kami tentunya akan selalu menyuguhkan layanan akademik yang terbarukan dengan melakukan inovasi dan penguatan dari kurikulum OBE (Outcome Based Education) yang tengah diberlakukan di seluruh kampus di Indonesia,” ujar Eko.


Menurutnya, FIKOM UIR telah menyiapkan berbagai mata kuliah keahlian yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya melalui kegiatan akademik berbasis proyek.


“Untuk itu, beragam mata kuliah keahlian yang menuntut pelaksanaan kegiatan akademik berbasis proyek telah kami sediakan. Dan seluruh proyek yang diproduksi oleh mahasiswa akan digelar di berbagai tempat di luar kampus,” katanya.



Penguatan layanan akademik tersebut tidak hanya menyasar Program Sarjana (S-1) Ilmu Komunikasi. FIKOM UIR juga menyiapkan pendekatan serupa pada Program Magister (S-2) Ilmu Komunikasi yang akan mulai dijalankan pada September 2026.


Eko menegaskan, kurikulum yang disiapkan untuk program magister dirancang agar mahasiswa tidak sekadar memperoleh penguatan akademik, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan komunikasi yang mereka temui dalam menjalankan tugas di institusi masing-masing.


“Upaya penguatan layanan akademik tentunya tidak hanya dilakukan pada program Sarjana (S-1), tetapi juga pada program Magister (S-2) Ilmu Komunikasi,” jelasnya.


“Apalagi di Program S-2 yang akan dijalankan mulai September 2026 ini, kurikulum yang tersaji dapat dipastikan mampu menjawab persoalan komunikasi yang kerap ditemui saat menjalankan tugas pada institusinya masing-masing,” sambung Eko.


Melalui penerapan OBE dan pembelajaran berbasis proyek tersebut, FIKOM UIR berupaya membangun ekosistem akademik yang menghubungkan teori, praktik, kreativitas, dan kebutuhan dunia profesional.



Prof Dr Anas Puri ST MT, selaku Direktur Direktorat Pengajaran dan Pembelajaran (DPP) UIR menyampaikan bahwa implementasi Kurikulum OBE di FIKOM sudah berada pada arah yang sangat positif, karena OBE tidak hanya diterapkan pada aspek dokumen kurikulum dan RPS.


"Ttetapi sudah diwujudkan dalam proses pembelajaran melalui pembelajaran berbasis projek serta pemanfaatan sistem LMS CERDAS (Center of E-Learning and Education for Student) sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran digital, "sebutnya.


Ke depan, DPP berharap implementasi OBE di FIKOM semakin sistematis, terukur, dan menjadi budaya akademik, dengan memastikan keterkaitan antara CPL, CPMK, proses pembelajaran, asesmen, dan capaian lulusan.


"Terlebih dengan telah dibukanya Program Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM), momentum ini menjadi semakin strategis untuk membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan pada jenjang S1 dan S2 dengan penguatan pada aspek riset, inovasi, pemecahan masalah, dan pengembangan keilmuan, ”tutupnya.


Project Exhibitions sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada publik. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan nilai akademik, tetapi juga portofolio karya yang dapat menjadi bekal mahasiswa ketika memasuki dunia kerja.



Penguatan ini menjadi bagian dari upaya FIKOM UIR untuk memastikan pendidikan komunikasi tetap relevan dengan perubahan zaman, perkembangan industri, serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.**

Read more info "Melalui OBE, FIKOM UIR Perkuat Layanan Akademik S-1 dan S-2" on the next page :

Berita Terkait

Populer