Riaupintar.com – Sebanyak 1.351 calon wisudawan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengikuti Baitul Arqam dan Pembekalan Calon Wisudawan XXXI yang digelar di Masjid Baitul Hikmah Kampus Utama UMRI, Kamis 24 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini bukan sekadar agenda menjelang wisuda. UMRI menjadikannya sebagai bagian dari pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sekaligus proses kaderisasi untuk membekali mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Ketua Panitia, Leni Wahyuni Kamal, mengatakan kegiatan berlangsung selama empat hari, 24–27 September 2026, dan dibagi menjadi dua gelombang.
Gelombang pertama pada 24–25 September diikuti 703 peserta, terdiri dari 458 perempuan dan 245 laki-laki. Sementara gelombang kedua pada 26–27 September diikuti 648 peserta.
“Kami berharap para peserta dapat menjadi kader penggerak persyarikatan dan mampu menghidupkan dakwah berkemajuan di mana pun ananda berada,” kata Leni.
Menurutnya, Baitul Arqam tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial sebelum wisuda. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari proses UMRI membentuk lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, nilai keislaman, serta komitmen terhadap persyarikatan Muhammadiyah.
Para peserta mendapatkan penguatan wawasan keislaman dan kemuhammadiyahan dari dosen, praktisi, serta instruktur MPKSDI Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan unsur terkait lainnya.
Kegiatan tersebut dibuka Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMRI, Prof. Dr. H. Muhammad Nazir, MA. Ia mengajak calon wisudawan memaknai perjalanan pendidikan di UMRI bukan hanya sebagai proses memperoleh gelar, tetapi juga sebagai perjalanan mendapatkan ilmu, pengalaman, dan keberkahan.
“Selama menempuh studi di UMRI, saya berharap ananda merasakan keberkahan dan mendapatkan kesan yang baik. Kesan baik itu nantinya dapat ditularkan kepada lingkungan sekitar,” ujarnya.
Prof. M. Nazir juga mengingatkan bahwa kemampuan akademik dan profesional perlu berjalan seimbang dengan iman dan ketakwaan.
Menurutnya, lulusan UMRI diharapkan tidak hanya mampu bersaing di dunia profesional, tetapi juga memiliki landasan nilai yang kuat ketika menjalankan peran di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini saya berharap dapat menambah wawasan dan semangat, serta menjadikan kita orang yang beriman dan bertakwa,” tegasnya.
Baitul Arqam dan Pembekalan Calon Wisudawan XXXI akhirnya menjadi momentum bagi 1.351 calon lulusan UMRI untuk menyiapkan diri menghadapi fase baru kehidupan—membawa kompetensi akademik, karakter, nilai keislaman, dan semangat memberi manfaat bagi masyarakat serta persyarikatan.**
Read more info "Jelang Wisuda, 1.351 Mahasiswa UMRI Dapat Bekal Keislaman dan Kaderisasi" on the next page :