Menuju AIPT Unggul 2027, UMRI Sinkronkan Program dan Anggaran Unit Bidang III

  • Selasa, 22 September 2026 - 13:31:41
  • Oleh admin

Riaupintar.com – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mulai memperkuat langkah menuju target Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul 2027. Salah satunya dengan memastikan seluruh program kerja dan anggaran Unit Bidang III berjalan dalam satu arah dan terukur.


Penegasan itu disampaikan Wakil Rektor III UMRI, Wahyi Busyro, S.E., M.E.Sy., Ph.D., saat membuka Rapat Kerja (Raker) Unit Bidyang III di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa 22 September 2026.


Raker yang mengangkat agenda sinkronisasi program kerja dan anggaran Tahun Akademik 2026/2027 tersebut diikuti pimpinan dan staf Biro Kemahasiswaan (Bimawa), UPT Promosi dan PMB, UPT Kewirausahaan, Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan (KUIK), serta Kantor Humas, Keprotokolan dan Hukum (Kamasprokum). Perwakilan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UMRI turut hadir.


Wahyi menegaskan, setiap program harus memiliki target dan indikator yang jelas serta selaras dengan Renstra UMRI. Anggaran yang diberikan pun harus mampu menghasilkan output yang mendukung capaian universitas.


“Target program harus sesuai dengan Renstra UMRI. Pagu yang diberikan harus menghasilkan output sesuai dengan Renstra. Karena itu, pagu harus dimaksimalkan melalui program-program unggulan yang memberikan dampak nyata bagi universitas,” tegasnya.



Menurut Wahyi, sinkronisasi diperlukan agar program antarunit tidak berjalan sendiri-sendiri. Setiap unit harus memahami kontribusinya terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target AIPT Unggul 2027.


Ia juga memetakan fokus masing-masing unit. Bimawa diarahkan meningkatkan prestasi mahasiswa, Kamasprokum memperkuat branding dan publikasi kampus, PMB meningkatkan penerimaan mahasiswa baru, KUIK memperluas kemitraan dan internasionalisasi, sedangkan UPT Kewirausahaan mendorong keterampilan serta kemampuan kewirausahaan mahasiswa.


“Semua unit memiliki target masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana target tersebut disusun dalam program yang terukur, didukung anggaran yang tepat, dan memberikan output yang dapat berkontribusi terhadap target universitas,” jelasnya.


Selain program dan anggaran, penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian. Wahyi menilai program yang baik harus didukung SDM yang memiliki kapasitas dan kompetensi memadai.


Raker tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Pengisian E-Budgeting UMRI yang menghadirkan narasumber dari LPP UMRI, Dr. Ranti Darwin, S.E., M.E.



Ranti menjelaskan, penyusunan Rencana Anggaran dan Belanja Perguruan Tinggi (RABP) melalui E-Budgeting telah memiliki tahapan dan jadwal yang harus diikuti seluruh unit kerja.


Ia mengingatkan agar baseline capaian disesuaikan dengan target program. Dengan begitu, terdapat hubungan yang jelas antara kondisi awal, program, target, hingga kebutuhan anggaran.


“Seluruh kegiatan harus menyesuaikan dengan indikator yang telah ditetapkan berdasarkan Renstra UMRI. Dengan demikian, penyusunan program dan anggaran memiliki arah yang jelas dan dapat diukur capaiannya,” terangnya.


Kepala Kamasprokum UMRI, M. Anwar Siregar, S.H., mengapresiasi pelaksanaan Raker tersebut. Menurutnya, forum ini penting untuk menyatukan arah dan menyinkronkan program antarunit Bidang III.


“Raker ini menjadi acuan dalam menyusun dan menyinkronkan program, khususnya di lingkungan Unit Bidang III. Kami mengapresiasi kebijakan Wakil Rektor III yang menggagas pelaksanaan Raker ini,” ujarnya.



Melalui forum tersebut, Unit Bidang III UMRI diharapkan mampu menghasilkan program prioritas yang lebih terarah, penggunaan anggaran yang efektif, serta output yang terukur.


Sinkronisasi program, ketepatan anggaran dan capaian output menjadi bagian dari langkah UMRI memperkuat kinerja kelembagaan menuju target AIPT Unggul 2027.**

Read more info "Menuju AIPT Unggul 2027, UMRI Sinkronkan Program dan Anggaran Unit Bidang III" on the next page :

Berita Terkait

Populer