Kemendikdasmen Memperkenalkan Program Bina Talenta Indonesia 2026
Kamis, 05 Maret 2026 - 23:00:59
Oleh admin
Kemendikdasmen Memperkenalkan Program Bina Talenta Indonesia 2026
Riaupintar.com -- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkenalkan Program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 sebagai langkah untuk memperkuat pengembangan talenta siswa di seluruh negeri.
Program ini adalah pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikasmen) Nomor 25 Tahun 2025 mengenai Manajemen Talenta Siswa, yang mengedepankan identifikasi bakat, minat, serta pengembangan secara terencana, terstruktur, dan berkelanjutan.
Mariman Darto, Staf Ahli di Bidang Manajemen Talenta, menyatakan bahwa pengembangan talenta siswa merupakan kebutuhan penting bagi bangsa, terutama dalam menghadapi kompetisi global yang semakin kompetitif.
“Pengembangan talenta siswa saat ini adalah kebutuhan mendesak bagi negara. Kita memerlukan suatu sistem yang bisa mengenali, membina, dan mempercepat potensi anak-anak Indonesia dengan cara yang terstruktur,” ungkapnya dalam acara Sosialisasi Bina Talenta Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.
Program Bina Talenta Indonesia yang dikelola oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) adalah sebuah pelatihan untuk mengembangkan talenta siswa serta pemandu di bidang STEM, Koding, Kecerdasan Artifisial, dan karakter.
Program ini dilakukan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi sebagai pusat peningkatan kemampuan, serta melibatkan pemandu talenta di sekolah-sekolah untuk mendorong pembinaan yang berkelanjutan di daerah.
Pada pelaksanaan tahun 2025, program BTI berhasil menjangkau peserta dari 38 provinsi di seluruh Indonesia serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), melibatkan 23 perguruan tinggi mitra, termasuk Universitas Syiah Kuala, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan lainnya.
Maria Veronica Irene, Kepala Puspresnas, menambahkan bahwa pengalaman dari pelaksanaan BTI 2025 menunjukkan bahwa keberhasilan program sangat tergantung pada kesiapan sekolah dalam mengenali potensi siswa sejak awal, peran aktif pemandu talenta dalam memberikan pembinaan secara konsisten, serta dukungan dari dinas pendidikan dan kepala sekolah.
Peningkatan literasi sains tahun 2025, terutama untuk siswa di wilayah timur, menunjukkan bahwa Bina Talenta Indonesia dapat mendukung visi Pendidikan Berkualitas untuk Semua.
“Oleh karena itu, di BTI 2026 kami akan mengutamakan peningkatan pada aspek kualitas pembinaan, transparansi dalam seleksi, serta integrasi data talenta agar proses pembinaan tidak berhenti di acara tertentu, tetapi menjadi pengembangan jangka panjang,” tuturnya.
Pada tahun 2026, BTI akan berfokus pada siswa dari jenjang SMA/SMK/MA/sederajat dengan pendekatan pembinaan yang berlapis, guna menyesuaikan dengan berbagai tingkat kompetensi peserta, yang terbagi menjadi tingkat dasar, menengah, dan mahir.
Target peserta ditetapkan sebanyak 3 ribu orang, yang terdiri dari 840 siswa tingkat mahir dan 2. 160 peserta tingkat menengah yang mencakup siswa dan pemandu talenta.
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 6 Maret hingga 2 April 2026, dan pelatihan akan dilakukan di bulan Juli dan Agustus 2026.
Dengan dukungan dari berbagai perguruan tinggi, diharapkan BTI 2026 dapat lebih memperkuat ekosistem talenta nasional yang inklusif, sistematis, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.**
Read more info "Kemendikdasmen Memperkenalkan Program Bina Talenta Indonesia 2026" on the next page :
Kebijakan ini akan fokus pada tiga hal yang sangat penting, yaitu sekolah dengan kerusakan parah, sekolah 3T, serta sekolah yang terkena dampak bencana.