Tinjau Kesiapan TKA di SD Kanisius Wonogiri, Wamen Fajar: Asah Logika dan Integritas
Kamis, 16 April 2026 - 17:40:11
Oleh admin
Riaupintar.com -- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bertekad agar Tes Kemampuan Akademik menjadi gambaran kejujuran sistem pendidikan di Indonesia dengan menghasilkan siswa-siswa luar biasa yang memiliki keyakinan pada potensi diri mereka.
Maka dari itu, untuk memastikan bahwa persiapan pelaksanaan TKA dapat berlangsung secara optimal untuk tingkat SD yang akan dilaksanakan pada 20 April 2026 yang akan datang, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan ke SD Kanisius Wonogiri yang terletak di Jawa Tengah, Rabu 15 April 2026.
TKA dihadirkan dengan pendekatan yang fokus pada pemahaman logika melalui model soal cerita. Model ini dibuat agar para siswa tidak hanya sekadar menghafal rumus, tetapi juga dapat memahami konteks persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pertemuannya dengan para siswa, Wamen Fajar menegaskan pentingnya kejujuran sebagai prinsip utama dalam pendidikan karakter.
“Jalani TKA dengan sikap yang jujur dan benar. Nilai yang tidak sempurna tetapi diperoleh dengan cara yang jujur jauh lebih berharga. Nilai 100 yang didapat melalui kecurangan sama sekali tidak berarti,” tegas Wamen Fajar di hadapan siswa kelas VI.
Kepala Sekolah SD Kanisius Wonogiri, Eliut Nina, menyampaikan bahwa semua siswa kelas VI yang berjumlah 26 orang dipastikan mengikuti ujian ini dengan persiapan yang matang. Dari jam tambahan hingga optimalisasi Laboratorium TIK, untuk membuat siswa terbiasa menggunakan sistem komputer.
Menurutnya, TKA memberikan ukuran yang jelas untuk hasil belajar siswa, tetapi ia tetap menekankan pentingnya menjaga kejujuran dalam manajemen sekolah selain kesiapan akademis.
Sejalan dengan itu, Guru Kelas VI, Danang Prasetyo Wibowo, menyatakan adanya perubahan strategi dalam pengajaran yang kini lebih difokuskan pada pemahaman terhadap pernyataan atau instruksi soal, terutama dalam pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
Ia menekankan bahwa dengan logika yang terlatih, siswa tidak perlu terjebak dalam menghitung manual secara berlebihan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Hal ini sangat penting mengingat nilai TKA akan menjadi komponen vital bagi siswa yang ingin melanjutkan ke sekolah menengah dengan prestasi.
Semangat juga terlihat pada siswa kelas VI, Lintang dan Igo. Meskipun sedikit merasa cemas, Lintang menyatakan bahwa persiapannya telah mencapai 90 persen berkat belajar mandiri dengan berbagai sumber literasi di internet. Senada, Igo yang secara rutin mempelajari buku paket dan berlatih soal secara online, merasa optimis untuk menghadapi ujian pada 20 April mendatang. Keduanya mengajak, “Ayo teman-teman di seluruh Indonesia, tetap semangat dan terus belajar menyongsong pelaksanaan TKA.”
Di samping aspek akademis, Wamen Fajar juga memastikan bahwa program pendukung seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan dengan baik di sekolah ini untuk menjaga kesehatan fisik siswa, terutama selama masa persiapan ujian.
Kunjungan tersebut juga dimeriahkan dengan sosialisasi anti perundungan melalui lagu “Rukun Sama Teman”, untuk mengingatkan siswa menciptakan lingkungan yang nyaman dan bahagia.*
Read more info "Tinjau Kesiapan TKA di SD Kanisius Wonogiri, Wamen Fajar: Asah Logika dan Integritas" on the next page :
kegiatan belajar mengajar di semua tingkat pendidikan dasar dan menengah tetap dilakukan secara langsung dan berjalan dengan normal, sejalan dengan penerapan kebijakan transformasi budaya kerja nasional serta kebijakan energi